Ssst, Ini 9 Fakta Tren Cara Berwirausaha di Tahun 2020

Business Hack, Marketing

cara berwirausaha
Sumber gambar: Straitstimes

Tak terasa, 365 hari pada tahun 2019 telah kita lewati. Bahkan, saat ini kita tengah memasuki bulan kedua pada tahun tikus tanah ini. Waktu berjalan sangat cepat, ya? Tentunya, momen tahun baru bukan hanya soal perayaan maupun pergantian kalender saja. 

Tahun baru mengingatkan kita mengenai pentingnya waktu. Kendati waktu yang seakan hilang bak ditelan bumi, harapannya, tahun yang baru merupakan waktu yang tepat untuk memulai dan menghadapi hal-hal yang baru. 

Ada orang yang memiliki resolusi tahun baru untuk memiliki gaya hidup yang lebih sehat, lebih peka dengan lingkungan sekitar, menjadi pribadi yang lebih bersyukur, menabung, membaca lebih banyak buku, menambah quality time bersama orang terdekat, menjelajahi hobi baru, dan sebagainya. Ada pula orang yang memiliki resolusi tahun baru untuk mulai berwirausaha. Ya, mungkin Anda salah satunya. 

Tahun baru selalu dipenuhi dengan harapan. Artinya, Anda juga harus segera mengambil tindakan dalam mewujudkan mimpi Anda tersebut. Apa jadinya segudang harapan dan resolusi tanpa adanya tindakan?

Yap, selamat. Keputusan Anda untuk membaca artikel “Ssst, Ini 9 Fakta Tren Cara Berwirausaha di Tahun 2020” ini merupakan langkah yang tepat. Anda sudah mengambil pijakan pertama dalam mewujudkan resolusi dan harapan Anda di tahun ini. Simak langkah selanjutnya; berikut 9 fakta tren cara berwirausaha di tahun 2020:

1. Siapa bilang komitmen itu tidak penting?

Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, komitmen merupakan perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu. Komitmen dapat pula dianggap sebagai kontrak. Dalam hal ini, Anda memiliki kontrak dengan diri sendiri untuk memulai suatu usaha. Jangan anggap komitmen sebagai hal yang sepele. 

Hal tersebut karena komitmen mampu menjadi sebuah jembatan yang menghubungkan Anda dengan tujuan yang Anda inginkan. Semakin jelas tujuan Anda, Anda semakin mengerti dimana Anda harus mulai memijakkan kaki, dan di situlah komitmen Anda diuji. Langkah demi langkah harus dilewati. Oleh sebab itu, resapi makna dari setiap kegiatan Anda secara sungguh-sungguh.

2. Satu, dua, tiga, perhitungkan modal awal dengan matang

Modal awal tentu menjadi salah satu poin krusial cara berwirausaha yang sering menjadi constraint bagi orang-orang yang ingin terjun ke dunia usaha. Ada benarnya bahwa uang bukan segalanya, tetapi segalanya membutuhkan uang, bukan? Buat anggaran usaha Anda yang mencakup pemasukan dan pengeluaran dana dengan matang, efektif, dan efisien. 

Dengan demikian, kesulitan dalam mendapatkan uang untuk dijadikan modal awal dapat dihindari. Biasakan untuk tidak memaksakan untuk membeli segala sesuatu yang sifatnya tidak mendesak. Menyisihkan keuntungan dapat pula menjadi salah satu alternatif untuk menjadi modal tambahan di masa mendatang.

3. Modal uang saja tidak cukup

Bicara soal modal, tentu modal uang saja tidak cukup. Modal juga tidak semata-mata tentang uang, lho. Sumber daya manusia yang terampil, skill yang mumpuni, expertise yang baik, dan lain-lain juga merupakan modal yang penting. Tentunya, dibarengi dengan kemampuan pemikiran kritis dan problem solving yang mampu menyeimbangkan semua komponen tersebut. 

Oleh sebab itu, jangan ragu untuk mengikuti workshop dan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan usaha Anda. Dengan demikian, Anda akan lebih siap dalam menghadapi, menyikapi, serta menindaklanjuti tantangan-tantangan di masa yang akan datang.

4. Konsep bisnis yang wow!

Tak peduli usaha bidang apapun yang hendak Anda tekuni, sebuah konsep yang  menarik tentu menjadi nilai tambah tersendiri dalam cara berwirausaha, lho! Penting bagi Anda untuk mempertimbangkan konsep sedemikian rupa agar menjadi unik dan mampu menarik perhatian konsumen. 

Bahkan, konsep yang menarik merupakan salah satu faktor yang membuat konsumen Anda loyal! Oleh sebab itu, sebelum memulai usaha, pikirkan konsep yang hendak Anda terapkan pada usaha Anda terlebih dahulu.

5. Cek lokasi strategis

Cek lokasi strategis
Sumber gambar: stlucianewsonline

Poin lainnya yang sangat krusial dalam cara berwirausaha adalah menentukan lokasi bisnis yang strategis. Terlebih apabila usaha Anda merupakan usaha yang benar-benar baru dimulai. Pastikan lokasi tersebut mudah untuk diakses dan cukup ramai dilalui orang. 

Tak hanya itu, pertimbangkan pula persaingan usaha-usaha lain yang berada di daerah lokasi usaha Anda. Hal tersebut cukup mempengaruhi respon konsumen, terlebih apabila usaha Anda memproduksi produk substitusi, komplementer, maupun produk yang sama dengan pesaing Anda. 

6. Jadilah berbeda

Ada pesaing yang memiliki produk yang sama dengan usaha Anda? Jangan risau. Jadilah berbeda. Perbedaan dan keunikan produk Anda menjadi pembeda bisnis Anda dengan bisnis pesaing. Keunikan tersebut dapat meliputi tampilan, bentuk, rasa, kreasi, penyajian, pelayanan, adaptasi teknologi informasi, dan lain-lain. 

Menciptakan produk baru juga dapat menjadi pembeda dari usaha pesaing. Hal tersebut juga berlaku untuk inovasi dan perkembangan dari produk-produk yang mungkin sudah ada sebelumnya.

7. Target pasar itu sangat penting

Jangan menunggu sampai konsumen Anda datang ke usaha Anda untuk benar-benar menentukan target pasar dari usaha Anda. Justru Anda harus menentukan target pasar Anda dengan jelas dan spesifik sebelum memulai suatu usaha. Terkadang, target pasar dapat menjadi sangat luas. 

Di situlah tantangannya. Apabila Anda dapat menentukan target secara spesifik, maka sama saja Anda memudahkan diri Anda sendiri untuk fokus dalam menggaet konsumen, terlebih konsumen-konsumen pada awal usaha Anda dibuka. Dengan demikian, Anda dapat mengalokasikan anggaran Anda secara lebih spesifik, efektif, dan efisien.

8. Strategi promosi yang tak monoton

Word-of-mouth (WOM) atau mulut-ke-mulut menjadi salah satu strategi promosi yang paling mudah, sederhana, tepat sasaran, dan terbukti ampuh dari waktu ke waktu, terlebih untuk usaha yang baru dimulai. Ciptakan ‘suasana’ yang nyaman bagi konsumen agar betah dan sulit berpaling dari produk-produk usahamu. 

Cepat atau lambat, apabila konsumen puas, secara otomatis mereka akan memberitahukannya kepada orang-orang terdekat mereka. Orang-orang baru tersebut pun akan datang ke usaha Anda, dan ketika mereka puas, mereka akan membagikannya ke orang-orang lainnya. Begitu pun seterusnya. 

Namun, bukan berarti dengan adanya strategi WOM maka Anda benar-benar mengandalkan WOM sebagai satu-satunya strategi Anda, lho. Gunakan kombinasi strategi-strategi pemasaran lainnya agar konsumen pun semakin aware dengan keberadaan usaha Anda.

9. Reputasi adalah wajah usahamu!

Memperoleh review bintang lima merupakan salah satu mimpi dari hampir semua pemilik usaha, baik usaha kecil maupun besar. Oleh sebab itu, ketika brand usaha Anda telah dikenal secara luas, tantangan terbesar yang harus Anda jalani adalah menjaga reputasi itu sendiri. Reputasi menjadi salah satu faktor usaha Anda dapat sustain. Anda dapat menjaga reputasi usaha Anda denagn meningkatkan kualitas dan layanan produk.

Reputasi adalah wajah usahamu
Sumber gambar: incimages

Demikian artikel mengenai 9 fakta tren cara berwirausaha di tahun 2020. Selamat! Anda sudah memberikan diri Anda kesempatan untuk belajar memulai usaha. Tak pernah ada kata terlambat untuk memulai sesuatu, terlebih di awal tahun yang baru ini. 

Tak perlu merasa insecure dengan usaha-usaha besar yang ada saat ini, karena pada dasarnya tak ada usaha besar tanpa pernah menjadi usaha kecil. Tunggu apalagi? Segera ambil tindakan dan wujudkan mimpi serta resolusi tahun baru Anda! Selamat berwirausaha!

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan eBook Premium "Strategi Selama Krisis"

Pastikan bisnis anda selamat dari pandemi, dapatkan secara gratis ebook "Strategi Selama Krisis".

Strategi ini wajib bagi anda agar tetap bertahan selama masa sulit. 

eBook premium telah dikirimkan ke email anda!