Physical-distancing: Jaga Jarak demi Mencegah Penyebaran Virus Covid-19

Business Idea

Physical-distancing
Sumber: Tempo

Saat ini, dunia sedang digemparkan dengan wabah virus covid-19. 

Hampir semua negara di dunia sedang berusaha untuk memerangi virus yang pertama kali muncul di Tiongkok, daerah Wuhan tersebut. WHO pun sudah menetapkan wabah virus covid-19 ini adalah pandemi.

Penyebarannya yang begitu cepat dan mudah menjadi alasan mengapa virus covid-19 menyebar begitu cepat. Pasalnya hanya dengan menyentuh barang yang terkena air liur orang yang terinfeksi saja, orang lain dapat tertular. Tidak hanya itu saja, virus ini pun kabarnya dapat bertahan di udara selama kurang lebih tiga jam.

Mengingat penyebarannya yang begitu mudah tersebut, WHO memberikan himbauan kepada negara-negara yang saat ini sedang berjuang melawan penyebaran virus covid-19 agar mengeluarkan kebijakan bagi warga negaranya untuk melakukan physical distancing. 

Sempat muncul dengan istilah social-distancing, WHO menganggap bahwa istilah physical-distancing lebih tepat digunakan dalam menghadapi situasi ini.

Sebab bukan interaksi sosial yang dikurangi untuk mencegah penyebaran virus penyakit berbahaya ini, tetapi interaksi fisik yang harus diminimalisir. Himbauan tersebut menilik dari penyebaran virus covid-19 yang bisa menular hanya dengan sentuhan fisik yang sederhana saja, seperti berjabat tangan.

Physical-distancing
Sumber: kompas.com

Physical-distancing memiliki arti untuk menjaga jarak fisik. 

Tindakan ini memang sangat penting dilakukan agar tidak mudah terpapar virus covid-19. Physical-distancing yang disarankan adalah dengan menjaga jarak dengan orang lain sepanjang 1-3 meter, tidak berjabat tangan, dan tidak memakai barang secara bergantian dengan orang lain terutama alat makan.

Di samping itu, di beberapa tempat umum banyak yang menerapkan himbauan untuk tidak menyentuh barang secara langsung dengan telapak tangan. Untuk membuka pintu di swalayan misalnya, sebaiknya diganti dengan menggunakan siku. Himbauan itu dikeluarkan agar fasilitas di tempat umum dapat digunakan secara aman tanpa khawatir jika harus menyentuh sesuatu akan tertular dengan virus covid-19 yang berasal dari sentuhan tangan orang sebelumnya.

Langkah melakukan physical-distancing ini juga menghimbau masyarakat agar tetap di rumah. Rumah dianggap sebagai tempat yang paling aman untuk menjaga diri dari paparan virus covid-19. 

Apabila dalam satu rumah, semua yang tinggal di rumah sehat dan tetap berada di rumah, besar kemungkinan orang-orang yang tinggal di rumah tersebut akan tetap sehat. Hal tersebut juga berlaku jika orang-orang yang tinggal di dalam satu rumah itu memiliki indikasi terserang virus covid-19, mereka sebaiknya tetap berada di rumah, melakukan isolasi secara mandiri untuk mencegah virus menyebar semakin luas.

jaga jarak lawan corona
Sumber: okezone.com

Tindakan tetap berada di rumah ini dianggap cukup efektif apabila benar-benar ditaati oleh semua orang. Sebab berbahaya pada keadaan pandemi ini jika orang-orang berkumpul dalam satu tempat. Terlebih lagi, pada kerumunan tersebut terdapat orang yang sebenarnya positif virus covid-19, tetapi tidak ada gejala apa pun. Virus yang ada pada orang tersebut akan dengan mudah menyerang orang lain yang ada pada kerumunan tersebut.

Mendukung himbauan WHO untuk melakukan physical-distancing, pemerintah Indonesia turut mengeluarkan himbauan agar masyarakat melakukan physical-distancing. Terlebih jumlah pasien positif virus covid-19 saat ini sudah mencapai angka ribuan dengan angka kematian yang terbilang cukup tinggi.

Langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk menerapkan physical-distancing adalah dengan menerapkan work from home. Banyak instansi-instansi yang akhirnya mempekerjakan karyawannya di rumah. Sekolah-sekolah dari SD hingga SMA pun turut meliburkan siswanya dan mengganti kegiatan belajar mengajar dengan sistem berbasis online. 

Dengan diterapkannya work from home, harapannya masyarakat benar-benar tetap berada di rumah untuk membantu menekan angka pasien positif virus covid-19 terus bertambah.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan eBook Premium "Strategi Selama Krisis"

Pastikan bisnis anda selamat dari pandemi, dapatkan secara gratis ebook "Strategi Selama Krisis".

Strategi ini wajib bagi anda agar tetap bertahan selama masa sulit. 

eBook premium telah dikirimkan ke email anda!