Program periklanan TikTok Pulse adalah cara baru bagi pengembang untuk menghasilkan uang

TikTok memperkenalkan program periklanan baru yang disebut “TikTok Pulse”. Melalui program ini, TikTok siap merekrut pembuat konten yang memenuhi persyaratan.

Saat ini keberadaan media sosial bukan hanya sekedar sarana untuk berbagi berita terkini kepada orang lain. Selain itu, media sosial kini telah menjadi ladang uang bagi banyak orang.

Dengan persaingan antar platform media sosial yang semakin ketat, tidak heran jika para pengembang media sosial kini mulai melibatkan pengguna di platform mereka dengan berbagai cara.

TikTok sebagai platform media sosial berbasis video adalah salah satunya. Sejak tahun 2020, TikTok telah mendukung pembuat kontennya dengan Dana Kreator terbatas senilai $200 juta. Dana tersebut akan digunakan oleh TikTok untuk merekrut pembuat konten yang berkualitas.

Pada tahun 2022, TikTok akan meluncurkan program periklanan baru yang disebut “TikTok Pulse”. Melalui program ini, TikTok akan menempatkan iklan secara khusus di “4% video TikTok terpopuler di dunia”.

Menurut pengumuman tersebut, fitur monetisasi ini tidak (atau tidak) tersedia untuk semua pembuat konten. Hanya pembuat dengan setidaknya 100.000 pengikut yang memenuhi syarat untuk pengurangan pendapatan jika video mereka dikirimkan ke program periklanan baru ini.

Selain itu, Sandie Hawkins, solusi bisnis global GM untuk TikTok di Amerika Utara, mengatakan kepada The Verge bahwa TikTok akan membagikan 50% pendapatan iklan dari program Pulse dengan pembuat konten yang memenuhi syarat.

Lihat juga
Instagram menyegarkan dengan logo baru dan font Instagram Sans
Di media sosial

Melalui kesaksiannya, Sandi Hawkins, apa yang TikTok jelas “lebih dekat” dengan apa yang ditawarkan YouTube kepada pembuatnya. Saat TikTok memberi kreator diskon 50% untuk iklan, YouTube memberi kreator diskon 55% untuk iklan.

Sementara itu, Sandi Hawkins menambahkan bahwa program TikTok akan diluncurkan di Amerika Serikat pada Juni 2022. Sementara peluncuran di negara lain akan terjadi sekitar musim gugur tahun ini.

Wah, semoga Indonesia juga mendapat program iklan TikTok Pulse. Mengingat para kreator TikTok di Indonesia tidak kalah dengan yang ada di luar negeri

Sumber :