Perbedaan Hukum Dagang dan Hukum Bisnis Secara Esensial

Dalam dunia hukum bisnis, perbedaan hukum dagang dan hukum bisnis seringkali menjadi titik perdebatan.

Dalam artikel ini, kami akan menguraikan secara rinci perbedaan esensial antara keduanya, memberikan pemahaman mendalam mengenai hukum dagang dan hukum bisnis.

Definisi dan Lingkup

Hukum dagang secara khusus mengatur bagaimana perusahaan dielola dan diperintah.

Ini mencakup pembentukan dan administrasi entitas bisnis, seperti pemilik tunggal, perusahaan dengan tanggung jawab terbatas (LLC), kemitraan, dan korporasi.

Di sisi lain, hukum bisnis melibatkan berbagai area praktik terkait bisnis, seperti hukum ketenagakerjaan, pajak, kontrak, dan hukum transaksi.

Dengan demikian, hukum dagang dapat dianggap sebagai bagian dari hukum bisnis yang lebih luas.

Pemahaman Firma Hukum

Meskipun definisi yang telah disebutkan, banyak firma hukum memiliki area praktik untuk kedua bidang ini, hukum korporat dan hukum dagang.

Penggunaan istilah ini dapat bervariasi di antara firma hukum.

Hukum korporat seringkali fokus pada penggabungan, akuisisi, dan transaksi lain yang memengaruhi siklus hidup suatu bisnis.

Hukum dagang, di sisi lain, memberikan kerangka hukum di mana bisnis dilakukan dan mengatur berbagai aspek, termasuk sekuritas, kontrak, zonasi, kekayaan intelektual, inovasi, litigasi, dan franchising.

Hukum Korporat: Menggali Detil Manajemen dan Hak Pemegang Saham

Meninjau setiap kategori hukum secara terpisah membantu pemahaman lebih mendalam.

Hukum korporat mencakup kewajiban manajemen, hak pemegang saham, operasi korporasi, dan pedoman lainnya yang terkait dengan korporasi.

Dalam hukum Amerika Serikat, korporasi dianggap sebagai entitas bisnis yang terpisah dari pemiliknya. Pemegang saham adalah pemilik korporasi.

Jika suatu korporasi memiliki keuntungan berlebih, manajemen dan direktur dapat memutuskan apakah akan mendistribusikan dana tersebut kepada pemegang saham sebagai dividen.

Pemilik dan pemegang saham memiliki hak atas dividen dan dapat menggugat korporasi jika dana tidak didistribusikan sesuai dengan janji.

Ini adalah salah satu isu yang mungkin muncul dalam hukum korporat.

Peningkatan modal dan likuidasi juga termasuk dalam cakupan hukum korporat, begitu juga perjanjian pemegang saham, jenis saham, perjanjian investor, dan pajak serta distribusi aset korporasi.

Hukum Bisnis: Merinci Dari Ketenagakerjaan Hingga Pajak

Hukum bisnis merinci cara semua pekerja dipengaruhi oleh hukum ketenagakerjaan, termasuk aspek seperti perekrutan dan pemecatan serta menjaga tempat kerja yang dikelola dengan adil dan aman. Bisnis yang tidak mengikuti peraturan ini dapat dilaporkan.

Hukum pajak juga menjadi bagian penting dari hukum bisnis. Disiplin ini mencakup keuntungan dan kewajiban yang terkait dengan berbagai jenis entitas bisnis.

Kecacatan produk dan keterlambatan pengiriman juga dicakup oleh hukum bisnis.

Sebagian besar panduan dalam area ini mengatur interaksi antara bisnis dan pihak ketiga seperti pelanggan, vendor, atau pemasok.

Ini termasuk syarat dan ketentuan, penjualan kembali, dan lisensi. Barang tak berwujud juga dicakup oleh hukum bisnis.

Perbandingan Antara Hukum Bisnis dan Hukum Korporat

Ketika mempertimbangkan perbedaan antara hukum bisnis dan hukum korporat, bayangkan bisnis sebagai suatu kegiatan dan korporasi sebagai entitas itu sendiri.

Ini dapat membantu Anda menentukan area di mana masalah tertentu harus berada.

Hukum bisnis ditetapkan oleh pemerintah baik tingkat negara maupun federal.

Pemerintah federal mengontrol keamanan dan keamanan di tempat kerja serta panduan pembelian saham.

Negara kemudian membuat undang-undang tambahan sesuai kebutuhan. Hukum korporat dibuat dan dikelola oleh Unit Dagang Seragam (UCU), yang mengontrol penjualan dan pembelian barang di Amerika Serikat.

Sebagian besar negara menggunakan dokumen ini sebagai panduan untuk undang-undang mereka sendiri, meskipun sebagian besar area secara substansial dimodifikasi.

Hukum korporat cenderung lebih berkaitan dengan barang dan jasa di pasar.

Banyak isu hukum berasal dari elemen hukum korporat. Hukum bisnis memiliki pengaruh hukum yang lebih luas dan lebih sering digunakan.

Hukum Perbankan: Keterkaitan dengan Hukum Bisnis dan Korporat

Hukum perbankan dan keuangan erat terkait dengan hukum korporat dan bisnis, mencakup kegiatan seperti instrumen pembayaran dan kredit.

Untuk sebagian besar masalah keuangan, baik perbankan maupun keuangan memainkan peran.

Hukum keuangan mencakup regulasi untuk industri keuangan dan pemberi pinjaman, bank, dan institusi. Hukum ini mengatur transaksi dan alat keuangan.

Misalnya, mereka memastikan bahwa Anda dapat mengumpulkan jaminan jika Anda memberikan pinjaman yang tidak dibayar oleh peminjam.

Hipotek dan perjanjian sekuritas dicakup dalam hukum keuangan.

Perbedaan hukum dagang dan hukum bisnis menciptakan fondasi penting bagi pemahaman mendalam tentang tata hukum yang mengatur dunia bisnis.

Meskipun keduanya saling terkait, pemahaman yang jelas terhadap subtleties masing-masing bidang memberikan landasan kuat bagi para pelaku bisnis dan praktisi hukum.

Dengan mengetahui bagaimana hukum dagang menangani manajemen korporasi dan hukum bisnis mengatur seluruh aspek, dari ketenagakerjaan hingga perpajakan, individu dapat memitigasi risiko hukum dan mengelola bisnis mereka dengan tepat.

Dengan demikian, pemahaman yang mendalam tentang perbedaan esensial ini menjadi kunci untuk membentuk strategi hukum yang efektif dan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika kompleks dunia bisnis.

Tinggalkan komentar