Olshop Adalah Online Shop Semata, Betulkah?

Business Hack

olshop adalah
Sumber gambar: Idntimes

Siapa yang tak kenal dengan internet? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, internet yang merupakan kepanjangan dari interconnection networking adalah jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan komputer dan fasilitas komputer yang terorganisasi di seluruh dunia melalui telepon atau satelit. 

Terlihat rumit, bukan? Namun, siapa sangka bahwa keberadaan internet ini sering bahkan selalu kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan jaringan inilah semua orang bisa berkomunikasi dengan mudah dan dalam waktu yang singkat dari seluruh dunia, tak peduli kapan dan dimanapun mereka berada. 

Pada mulanya, internet diciptakan untuk membantu perbaikan komunikasi jaringan antar pasukan militer. Seiring berkembangnya waktu dan inovasi yang semakin maju, internet bermanfaat untuk segala aspek kehidupan. 

Saat ini, internet bermanfaat sebagai sumber beragam wawasan ilmu dan pengetahuan, mempermudah proses pelaksanaan sistem akademik, memperluas ruang pertemanan, media hiburan semua kalangan, menyukseskan bisnis atau usaha, dan sebagainya. Munculnya olshop adalah pertanda dari dinamisnya kegiatan jual beli produk saat ini.

Online shop (olshop) tidak akan muncul tanpa adanya kegiatan belanja daring. Dilansir dari Wikipedia, belanja daring merupakan kegiatan pembelian barang dan jasa melalui media internet. Sementara itu, olshop adalah salah satu jenis e-commerce yang didirikan secara mandiri sebagai wadah terjadinya kegiatan belanja daring. 

Para penjual dan pembeli tak pernah bertemu atau melakukan kontak secara fisik dan barang yang diperjualbelikan cukup ditampilkan melalui display gambar yang ada di suatu website. Kehadiran internet benar-benar membantu baik pihak supplier, penjual, maupun pembeli. 

Bahkan, tak sedikit supplier dan dropshipper yang juga turut terbantu dengan adanya toko di dunia maya tersebut. Beberapa pihak yang terlibat di olshop adalah pihak-pihak yang benar-benar merasakan manfaatnya baik secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi income mereka, seperti:

1. Supplier (pemasok)

Supplier adalah pihak baik perorangan maupun kelompok yang menjual atau memasok sumber daya dalam bentuk bahan mentah kepada pihak lain untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu. Supplier dapat berupa individu atau kelompok yang menjual bahan baku yang dibutuhkan individu atau kelompok lain untuk diolah menjadi produk siap jual.

2. Seller (penjual)

Seller adalah pihak baik perorangan maupun kelompok yang menjual atau menawarkan suatu hasil cipta karya manusia kepada individu atau kelompok lain dengan mengharapkan imbalan berupa uang atau jasa tertentu.

3. Buyer (pembeli)

Buyer adalah pihak baik perorangan maupun kelompok yang membeli untuk memperoleh sesuatu barang atau jasa melalui suatu proses penukaran (pembayaran) dengan uang.

4. Reseller

Reseller adalah pihak baik perorangan maupun kelompok yang menjual kembali produk dari pihak supplier kepada konsumen. Mereka bukanlah bagian dari supplier, melainkan berdiri secara mandiri dengan modal sendiri untuk membeli produk langsung dari supplier dan menyetok barang tersebut.

5. Dropshipper

Dropshipper adalah pihak baik perorangan maupun kelompok yang langsung meneruskan pesanan dan detail pengiriman barang dari buyer ke seller tanpa menyimpan stok barang.

dropshipper olshop
Sumber gambar: Freepik

Perlu diketahui bahwa masih banyak pihak-pihak lain yang terlibat dalam olshop. Dengan mengetahui pihak-pihak tersebut, Anda sudah dapat mengetahui gambaran dari olshop secara garis besar. Meskipun demikian, terdapat fakta-fakta lain dari olshop. Apabila Anda sekadar mengetahui bahwa olshop adalah online shop semata, maka Anda perlu mempertimbangkan fakta-fakta berikut ini:

1. Sejak tahun 1979, lho!

Tahukan Anda bahwa belanja daring pertama kali dilakukan di Inggris pada tahun 1979 oleh Michael Aldrich dari Redifon Computers? 

Pada mulanya, ia menyambungkan televisi berwarna dengan komputer yang mampu memproses transaksi secara real time melalui sarana kabel telepon. Sejak tahun 1980, ia menjual sistem belanja daring yang ia temukan di berbagai penjuru Inggris.

2. Belanja daring di Indonesia

Semakin hari semakin terlihat nyata bahwa olshop adalah tempat yang sangat efektif dan efisien sebagai proses belanja daring, tak terkecuali di Indonesia. Tidak hanya sebatas belanja barang, tetapi juga layanan jasa seperti perbankan yang memperkenalkan fitur e-banking, begitu pun dengan teknologi fintech

Belanja daring di Indonesia untuk pembelian suatu barang mengalami perkembangan yang cukup pesat, mulai dari situs yang menjual handphone, gitar, toko buku, makanan, hingga alat elektronik.

3. Olshop vs marketplace

Jangan sampai salah, olshop dan marketplace merupakan dua istilah yang berbeda, lho. Ketika pengertian olshop adalah jenis e-commerce didirikan secara mandiri tanpa adanya pihak ketiga, marketplace merupakan situs online yang berperan sebagai pihak ketiga yang bertugas untuk menyambungkan penjual dan pembeli di dalam dunia maya atau online

Pemilik online shop dituntut untuk lebih mandiri karena harus membuat online shop dan memantau penjualannya sendiri. Sementara itu, marketplace biasa disebut sebagai pasar dalam bentuk online. Biasanya, kerja sama yang dilakukan oleh marketplace adalah menyediakan lapak online yang digunakan berjualan secara online oleh banyak pihak.

4. Promo yang menggiurkan

Berbelanja online belum lengkap rasanya apabila tidak disuguhi dengan berbapa macam promo dan potongan harga yang menggiurkan. Promo-promo tersebut banyak macamnya. Ada yang menyediakan promo di tanggal cantik seperti pada tanggal 1 Januari, 2 Februari, 3 Maret; di tanggal-tanggal penting seperti Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus; atau pada saat perayaan ulang tahun atau momen penting olshop

Tak hanya itu, biasanya olshop juga menyediakan cashback dalam bentuk dompet virtual atau diskon untuk pembelian jumlah tertentu. Hmm, menarik, bukan?

5. Augmented Reality pada Fitur ‘coba langsung’?

Semakin majunya teknologi tentu akan menjadi sia-sia apabila tidak benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, khususnya usaha melalui olshop. Saat ini, cukup banyak olshop dan marketplace yang memaksimalkan penggunaan augmented reality (AR) pada produk-produk dagangan mereka. 

AR adalah pengalaman interaktif dari lingkungan dunia nyata di mana objek yang berada di dunia nyata ditingkatkan oleh informasi persepsi yang dihasilkan komputer, kadang-kadang melintasi berbagai modalitas sensorik, termasuk visual, auditory, haptic, somatosensory, dan olfactory. Teknologi tersebut biasanya muncul pada fitur ‘coba langsung’. 

Contohnya, ketika seorang buyer ingin membeli produk lipstik merk A dengan nomor 132, maka ia dapat seakan-akan mencobanya secara langsung dengan mengaktifkan kamera depannya dan secara otomatis sistem akan membuat pembeli tersebut seakan-akan mengenakan produk yang hendak ia beli. Sangat menarik!

6. Jangan lupakan ongkir!

Belanja online memang candu. Bahkan, menurut survei yang dilakukan oleh UC Web, 76.4% dari 2.829 pengguna internet mobile di Indonesia mengatakan bahwa mereka setidaknya merogoh kocek Rp100.000,00 per bulan untuk belanja online, lho! Eits, jangan lupa, Anda juga masih harus membayar biaya pengiriman dari gudang ke lokasi Anda. Harganya pun beragam, tergantung pada jarak, fasilitas, dan ekspedisi yang Anda gunakan.

jangan lupakan ongkir olshop

Demikian artikel “Olshop Adalah Online Shop Semata, Betulkah?”. Setelah membaca artikel ini, Anda mengetahui bahwa olshop lebih dari sekadar online shop sebagai wadah bertemunya penjual dan pembeli dalam sebuah ‘pasar online’. Banyak pihak yang terlibat di dalamnya, banyak pula proses yang terjadi di dalamnya, termasuk pemanfaatan teknologi yang semakin maju. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat berbelanja online!

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan eBook Premium "Strategi Selama Krisis"

Pastikan bisnis anda selamat dari pandemi, dapatkan secara gratis ebook "Strategi Selama Krisis".

Strategi ini wajib bagi anda agar tetap bertahan selama masa sulit. 

eBook premium telah dikirimkan ke email anda!