Ingin Sukses? Intip 8 Cara Berwirausaha Versi Nadiem Makarim

Business Idea

nadiem makarim
Sumber gambar:  Jatimtimes

Nadiem Anwar Makarim. Seorang pengusaha Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo – K.H. Ma’ruf Amin sempat menggegerkan masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia.

Bagaimana tidak? Melalui media yang beredar secara luas dan bebas di internet, ia secara resmi menyatakan mundur dari posisinya sebagai Chief Executive Officer (CEO) perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring yang beroperasi di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara, Gojek (sebelumnya ditulis GO-JEK).

Tak hanya menjabat sebagai CEO, Nadiem juga merupakan seorang pendiri dari perusahaan yang ia bangun dari nol tersebut dengan masa jabatan 13 Oktober 2010 – 22 Oktober 2019. Dari pendidikan dasar hingga SMA, Nadiem selalu berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia mengambil jurusan Hubungan Internasional di Universitas Brown, Amerika Serikat.

Berawal pada tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company. Setelah memperoleh gelar MBA, Nadiem meneruskan kariernya dengan mendirikan Zalora Indonesia dan menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku sebelum akhirnya fokus mengembangkan Gojek.

Pria yang akrab disapa sebagai “Mas Menteri” dan lahir di Singapura, 4 Juli 1984 ini telah lama dikagumi karena cara berwirausaha dan kesuksesannya. Pernyataan tersebut terbukti dari banyaknya masyarakat Indonesia yang telah menggunakan layanan Gojek bahkan mengandalkannya dalam kebutuhan sehari-hari. Mulai dari layanan GoRide, GoCar, GoFood, GoBluebird, GoSend, GoPulsa, dan lain-lain.

Nah, melalui sosok Nadiem, tentu bukanlah hal yang tidak mungkin agar dapat mengikuti jejaknya dalam berwirausaha, lho! Penasaran? Berikut 8 cara berwirausaha versi Nadiem Makarim:

1. Put the best person to do the best job

Pembelajaran pertama yang dipelajari oleh Nadiem adalah betapa pentingnya rekan-rekan yang Anda miliki. Tentu, dalam berwirausaha kita membutuhkan orang lain. Namun, bukan berarti Anda dapat memilih rekan Anda tanpa pertimbangan apapun. Pilih rekan yang memiliki kesesuaian dengan organisasi Anda (organization-fit) dan juga memiliki kesesuaian dengan pekerjaan yang akan mereka kerjakan (job-fit).

Pada akhirnya, semua yang Anda butuhkan dari sebuah usaha akan berasal dari rekan-rekan yang Anda miliki. Oleh sebab itu, selalu tempatkan orang terbaik yang Anda miliki untuk melakukan pekerjaan terbaik yang dapat mereka lakukan.

2. Tring! Muncul ide? Diskusikan!

Terkadang, ide datang tanpa mengenal waktu. Ketika Anda memiliki ide cara berwirausaha yang dapat Anda lakukan, catat! Selama kepemimpinan Nadiem sebagai CEO Gojek, ia mengaku selalu mendorong diskusi yang kolaboratif secara aktif. Tak hanya itu, melibatkan rekan-rekan dan pekerja di lapangan dalam proses pengambilan keputusan dapat pula menjadi pertimbangan dalam mendiskusikan ide yang dimiliki. Setiap orang memiliki cara-cara yang berbeda untuk mencapai visi. Tak sedikit pandangan-pandangan dan masukan-masukan yang dapat diperoleh. Hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat menguntungkan. Oleh sebab itu, memiliki rekan-rekan yang kritis dan dapat mendiskusikan ide-ide yang dimiliki itu sangatlah penting.

3. Membangun usaha, siapa takut?

Membangun usaha berarti memberanikan diri Anda untuk bertindak secara totalitas. Keberanian menjadi prasyarat untuk mengambil risiko, dan risiko merupakan prasyarat untuk segala jenis kemajuan dan perkembangan pada bisnis Anda. 

Anda tidak dapat maju tanpa keberanian. Oleh sebab itu, pastikan untuk mengumpulkan keberanian Anda dalam berwirausaha, seperti berani memimpi dan melakukan hal yang besar, berubah, fokus pada keyakinan, mengambil risiko, dan lain-lain.

4. Why?

why
Sumber gambar: Googleusercontent

Kebanyakan orang mengerti apa yang tengah mereka lakukan, namun tidak dengan alasannya. Padahal, dengan mengetahui tujuan dari sebuah kegiatan dilakukan, Anda dapat melakukan banyak hal dengan lebih fokus dan memaknai alasan dibaliknya.

Oleh sebab itu, question everything. Hal tersebut tidak hanya sekadar mencakup who, what, where, when, dan how, tetapi juga why. Dengan mempertanyakan hal-hal yang Anda tidak mengerti, Anda justru akan mendapatkan lebih dan hal tersebut baik untuk pengembangan usaha Anda.

5. Inovasi, inovasi, dan inovasi

Sebagian besar perusahaan mengalokasikan banyak anggaran mereka untuk marketing dan research and development. Hal tersebut merupakan langkah yang tepat dalam cara berwirausaha untuk senantiasa memenuhi kebutuhan konsumen dan stakeholders yang ada. 

Terlebih dengan adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat berkembang saat ini. Tentu, hal itu tidak menutup kemungkinan munculnya tren-tren dan kebutuhan baru bagi masyarakat. Oleh sebab itu, jangan cepat puas, perhatikan situasi, dan teruslah berinovasi, ya!

6. Tekun dan pantang menyerah

Memulai usaha tentu bukanlah sesuatu yang mudah, terlebih apabila usaha tersebut benar-benar baru dan belum ada orang-orang yang memiliki kompetensi yang cukup. Rasa semangat yang membara-bara pasti muncul di masa-masa awal mendirikan dan membangun suatu usaha. 

Namun, terkadang ada titik-titik tertentu yang cenderung membuat kita down dan merasa malas, bahkan berhenti di tengah-tengah dan memutuskan untuk menutup usahanya. Justru di situlah letak perjuangan Anda. Ingat kembali tujuan awal dalam membangun usaha dan berusahalah untuk terus konsisten pada cara berwirausaha Anda.

Kesulitan-kesulitan yang Anda hadapi tentu menguras tenaga. Anggap kesulitan-kesulitan tersebut sebagai tantangan yang tentunya akan membuat usaha Anda semakin maju. Semangat!

7. Ciptakan peluang dan tawarkan solusinya!

Pemikiran Nadiem untuk membuat Gojek muncul pertama kali pada tahun 2010 setelah Nadiem merasa kesulitan untuk mencari ojek. Sejak saat itu, berawal dari menerima order melalui telepon, Nadiem pun mulai memindahkan proses bisnisnya tersebut ke aplikasi. 

Dengan demikian, kemampuan melihat, menciptakan, dan mengembangkan peluang tentu menjadi salah satu skill yang wajib dimiliki oleh para wirausahawan. Bermula dari permasalahan yang ada, kembangkan dan tawarkan solusi yang Anda miliki!

8. Jadi diri sendiri

Tentu saja dibutuhkan banyak waktu untuk memulai suatu usaha. Namun, bukan berarti waktu tersebut dapat Anda manfaatkan untuk kegiatan yang sia-sia. Banyak orang yang justru membuang-buang waktu dengan berusaha untuk menjadi orang lain dalam melaksanakan kegiatan sehari-harinya, termasuk berwirausaha. 

Hal tersebut membuat mereka terlena dan justru tidak fokus dalam menyelesaikan masalah yang ada. Oleh sebab itu, berhenti membuang-buang waktu. Berhentilah menjadi orang lain dan jadilah versi yang terbaik dari diri Anda, karena pada kenyataannya, justru sangat sedikit orang yang diidolakan berusaha menjadi idola pada masa lalunya. 

Anda akan memiliki peluang sukses yang jauh lebih tunggu untuk terobsesi pada penyelesaian masalah daripada terobsesi untuk mencoba meniru seseorang.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan eBook Premium "Strategi Selama Krisis"

Pastikan bisnis anda selamat dari pandemi, dapatkan secara gratis ebook "Strategi Selama Krisis".

Strategi ini wajib bagi anda agar tetap bertahan selama masa sulit. 

eBook premium telah dikirimkan ke email anda!