8 Syarat Menjadi Wirausaha yang Sukses

Business Hack

syarat menjadi wirausaha

Menjadi pelaku wirausaha tidak melulu diawali dengan memiliki modal yang besar dan pengalaman yang banyak di bidang tersebut. Kedua hal di atas tidak menjadi syarat pokok melainkan nilai tambah yang akan memudahkan dalam berwirausaha. Sebagai contoh adalah Bob Sadino yang memulai bisnisnya dengan 50 ayam hasil pemberian temannya. 

Bagaimana bisa seseorang dapat berhasil pada suatu bidang usaha, padahal tampaknya biasa saja?

Kebanyakan orang berpikir bahwa syarat-syarat menjadi wirausaha sangat banyak dan ribet, sehingga beberapa di antaranya memilih untuk mundur. Padahal, syarat-syarat menjadi wirausaha tidaklah sesulit yang dipikirkan. Berikut merupakan ulasan mengenai syarat-syarat menjadi wirausaha yang sukses.

memiliki tekad yang kuat
Sumber gambar: Selar

1. Memiliki Tekad yang kuat

Secara harfiah, tekad berarti kemauan (kehendak) yang pasti atau kebulatan hati. Berbicara mengenai syarat-syarat menjadi wirausaha, memiliki tekad atau keinginan kuat rasanya harus diletakkan sebagai poin teratas. Sebagai seorang calon pelaku wirausaha, hal yang pertama-tama harus dimiliki adalah tekad. 

Apakah memiliki tekad yang kuat menjadi “sepenting itu” bagi seorang calon wirausahawan, sampai-sampai diletakkan pada poin teratas artikel kali ini? Jawabannya adalah iya, sepenting itu. Sebagai analogi, ketika seorang pria menyukai wanita dengan mendalam, ia pasti bertekad kuat untuk menyatakan perasaannya. Ia sudah siap akan resiko ditolak sekaligus juga siap untuk menjadi pasangan dari wanita pujaan hatinya.

Analogi tentang pria yang mau menyatakan cintanya pada wanita menggambarkan dengan jelas, bahwa dengan tekad yang kuat, seorang pria berani untuk mengambil resiko dan tantangan. Tentunya ia akan menjadi pribadi yang tangguh dan pantang menyerah. Hal tersebut juga berlaku bagi wirausahawan. Ketika seorang pelaku usaha memiliki tekad yang kuat, segala cara pasti akan dilakoninya demi menggapai mimpinya.

2. Mau untuk belajar hal baru

Syarat-syarat menjadi wirausaha yang kedua adalah kepo dan mau belajar hal baru. Mengapa mau untuk belajar hal baru itu penting? Semakin lama, persaingan pasar semakin ketat. Semua pelaku usaha berlomba-lomba untuk menciptakan usaha yang lebih unggul. 

Dengan belajar hal-hal baru, seorang wirausahawan semakin kaya akan pengalaman. Tentu saja pengalaman itu seumpama permata berharga yang bermanfaat bagi seorang wirausahawan untuk mengembangkan sayap wirausahanya. 

3. Menyukai tantangan

Dalam melakukan wirausaha, seorang pelaku wirausaha setiap hari akan dihadapkan dengan berbagai macam tantangan. Tantangan yang pertama mungkin saja masih dalam level dan taraf yang mudah. Namun semakin lama, tantangan yang dihadapi akan semakin sulit. Sebagai seorang wirausahawan, memiliki rasa suka terhadap tantangan akan memberikan keuntungan tersendiri.

Tantangan yang dihadapi oleh wirausahawan satu dengan wirausahawan lain berbeda-beda. Apabila Anda berhasil melewati satu tantangan, maka Anda telah mencapai suatu level baru dimana kemampuan dan skill berwirausaha Anda meningkat. Namun, untuk selanjutnya, tantangan pun akan bertambah sulit dan Anda harus melaluinya untuk dapat masuk ke level selanjutnya dan begitu seterusnya.

4. Tidak mudah menyerah dan putus asa.

Menjadi seorang pelaku wirausaha akan menemui suka dukanya sendiri. Kegagalan akan menjadi suatu hal yang biasa dialami oleh wirausahawan sebelum akhirnya menjadi sukses dan bergelimang harta. 

Sebagai contoh, Bob Sadino kehilangan satu-satunya sumber pencaharian (mobilnya) dan gagal memulai bisnisnya sebelum akhirnya menjadi pengusaha kaya-raya di bidang makanan. Ciputra mengawali karirnya sebagai konsultan arsitektur dengan 5 pekerja pada awalnya sebelum merajai real-estate seluruh nusantara.

Dari beberapa contoh pengusaha tersukses di atas, terdapat 1 kesamaan yang dapat disimpulkan. Semua pengusaha tersebut pernah gagal, namun mereka memiliki hati baja dan selalu bangkit di tengah kegagalan.

Tidak mudah menyerah merupakan kunci dari syarat-syarat menjadi wirausaha yang sukses. Setiap pelaku usaha pasti pernah dan akan mengalami kegagalan. Tetapi calon pengusaha sukses tidak akan kalah dengan kegagalan tetapi justru bangkit dan menang atasnya.

kreatif
Sumber gambar: Harvard Business Review

5. Kreatif

Zaman semakin berkembang. Pada era industri 4.0, hampir semua lini industri menerapkan internet. Batas-batas antar negara dan wilayah hampir tidak terlihat lagi. Sejalan dengan hal tersebut, persaingan usaha di seluruh belahan dunia semakin ketat pula. Salah satu hal yang membuat suatu usaha bertahan lama dan terus berkembang adalah kemampuan dari pelaku usaha yang dapat berpikir kreatif.  Oleh karena itu, kreatif merupakan salah satu syarat menjadi wirausaha.  

Kreativitas dari seorang wirausahawan dapat memunculkan ide baru dan segar bagi perusahaannya. Hal tersebut akan sangat menguntungkan apabila dibarengi dengan perealisasian, sehingga muncullah inovasi. Kreativitas memunculkan inovasi yang membuat perusahaan akan selalu segar dan tak lekang dimakan pergantian zaman.

6. Berpikir kritis

Seorang pelaku usaha suatu saat pasti akan dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit. Oleh karena itu, sebelum menjadi seorang pelaku usaha, ada baiknya untuk melatih diri dalam memecahkan suatu masalah. Skill yang dibutuhkan dalam hal tersebut ialah mampu untuk berpikir kritis.

Berpikir kritis mengharuskan seseorang untuk mampu mengenali masalah. Kemudian setelah mengetahui dan mengenali masalah, dia harus bisa mendapatkan akar masalah dan mengevaluasi beberapa opsi penyelesaian masalah. Sampai pada akhirnya mampu untuk memutuskan solusi terbaik atas suatu masalah.

Mengapa berpikir kritis itu menjadi salah satu dari syarat-syarat menjadi wirausaha? hal tersebut dikarenakan menjadi pelaku usaha akan dihadapkan pada masalah yang berbeda-beda tiap harinya. Apabila seorang calon pelaku usaha telah mempersiapkan dirinya dengan kemampuan berpikir kritis, maka niscaya menjadi seorang wirausahawan tidaklah menjadi hal yang sulit.

7. Berani mengambil resiko

Tidak ada satu bisnis pun yang tidak memiliki resiko. Setiap lini usaha, mulai dari yang kecil sampai yang besar, pasti memiliki resikonya masing-masing. Misalnya sesimpel adanya resiko barang yang rusak dari supplier. Atau bisa sampai resiko yang besar seperti kehilangan pangsa pasar akibat persaingan yang ketat.

Ketika ingin memulai berwirausaha, Anda harus siap untuk mengambil resiko dan tentunya dibarengi dengan perencanaan yang baik. Sesungguhnya, resiko tidak perlu terlalu ditakutkan selama Anda memiliki perencanaan yang matang dan kesiapan dalam menghadapinya.

pecaya pada usaha kemampuan sendiri
Sumber gambar: Goalcast

8. Percaya akan kemampuan sendiri

Sering kali, orang lebih mengandalkan orang lain dan lupa untuk percaya akan diri sendiri. Akibatnya, diri sendiri kehilangan kesempatan untuk menambah skill bahkan kehilangannya. Hal tersebut tentunya tidak akan baik bagi pelaku wirausaha apabila harus selalu bergantung pada orang lain. 

Mempercayai kekuatan atau kemampuan diri sendiri akan berimbas pada peningkatan kemampuan, kepercayaan diri, dan kebahagiaan pada seseorang. Hal itu penting bagi seorang wirausahawan. Sikap untuk percaya dan mengapresiasi diri akan meningkatkan kualitas diri dan secara tidak langsung membuat suasana dalam perusahaan lebih menyenangkan. 

Nha, setelah membaca syarat-syarat di atas, Anda pasti akan semakin tertantang untuk berbisnis dan berwirausaha bukan? Walau sering terdengar dan terlihat sulit, namun ternyata untuk menjadi seorang wirausahawan tidaklah sesulit yang dibayangkan.  Cukup penuhi 7 step di atas dan berdoa untuk keberuntungan sebagai faktor X, niscaya usaha yang akan Anda jalani akan berhasil.

Banyak calon wirausahawan yang memilih untuk mundur karena selalu terbayang akan resiko kegagalan. Ada pula beberapa wirausahawan yang mundur di tengah jalan hanya karena tersandung batu dan kerikil, terjatuh, dan memilih untuk tidak bangkit. Padahal ia sudah sangat dekat dengan kesuksesan. Lalu bagaimana dengan Anda? 

1 Comment

  1. herry purnomo

    artikel diatas sangat menginspirasi saya,hal yang lebih utama adalah DUIT (Doa Usaha Iklas dan Tawakal) ini yang jadi pegangan saya,saya memulai usaha setelah pensiun dari sebuah BUMN,biasa jadi karyawan pindah kwadran jadi wirausaha,dari tahun 2013 jatuh bangun,alhamdulillah meski merayap tapi langkah maju kedepan.
    Terimakasih ya Om.

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan eBook Premium "Strategi Selama Krisis"

Pastikan bisnis anda selamat dari pandemi, dapatkan secara gratis ebook "Strategi Selama Krisis".

Strategi ini wajib bagi anda agar tetap bertahan selama masa sulit. 

eBook premium telah dikirimkan ke email anda!